Hime no Sarange: All about Korean Drama: The Moon Embraces The Sun The Novel Bab 2 (Versi Bahasa Indonesia)
PERHATIAN

Mohon agar tidak meng copy-paste semua SINOPSIS blog saya. Di-LINK saja kalau mau dicantumkan di site/blog yang lain. Mohon hargai penulis.

Kalau mau ambil gambar dari blog saya, jangan lupa kasih credit ya PRINCESS-CHOCOLATES.BLOGSPOT.COM. Semua gambar disini saya capture sendiri.

Terima kasih.

Halow tmn2, maaf baru balas cz br sempat buka blog. Judul lagu di blog ini "FOUND YOU - JYJ" (OST Sungkyunkwan Scandal).

Sunday, January 15, 2012

The Moon Embraces The Sun The Novel Bab 2 (Versi Bahasa Indonesia)



Bab 2

Fakta: Walaupun biasanya semua orang harus memakai topi ketika masuk ke istana, tapi Woon adalah pengecualian. Nama julukan Woon adalah Bingwoon, yang artinya awan es.

Hwon selalu tidur di kamar yang berbeda tiap malam untuk alasan keamanan dan feng shui. Hanya beberapa orang saja yang tahu dimana ia tidur. Mereka adalah 2 orang ahli perbintangan istana, seorang kasim terpercaya, beberapa dayang dan Woon.

Malam itu, Woon datang ke lokasi dimana Hwon berada. Tapi, Woon malah menemukan Hwon di tempat yang lain.

“Kenapa Anda berada di sini, Yang Mulia?" tanya Woon.

“Aku duduk disini untuk melihat bulanku." jawab Hwon. "Tapi, semakin besar keinginanku untuk memiliki bulan itu, langit juga semakin ingin memilikinya. Bagaimana aku bisa menang melawan langit? Langit pasti tidak suka kalau aku harus berbagi bulan dengannya dan menyembunyikan bulan itu. Mulanya aku yakin kau bisa membawa bulan itu kembali padaku, tapi..."

Sejak malam pertemuan itu, Hwon mengirim Woon untuk mencari Wol tapi gadis itu tidak bisa ditemukan. Pondok kecilnya sudah kosong dan tidak ada seorang pun di desa yang mengenal Wol. Ditambah lagi, Wol juga tidak tercatat dalam daftar para peramal.

Woon menunggu Wol siang dan malam, tapi gadis itu tidak pernah muncul lagi. Woon tidak mengatakan pada Hwon kalau aroma bunga anggrek masih terasa begitu menyengat di dalam ruangan. Woon juga tidak mengatakan pada Hwon bahwa ia pun berharap kalau gadis itu akan muncul, seperti hantu. Woon sendiri tidak tahu mengenai perasaannya. Apakah perasaan ini karena kesetiaannya pada Hwon atau hanya emosinya sendiri. Woon juga merasakan kalau hatinya sakit ketika mencium aroma bunga anggrek atau memandang cahaya bulan.

Di saat yang sama di sebuah pondok kecil, seorang peramal bernama Lady Jang sedang merasakan sesuatu yang buruk. Ia memerintahkan pelayannya, Janshil, untuk bersiap-siap karena mereka akan kedatangan tamu. Janshil protes, siapa tamu yang mau datang ke tempat mereka?

Namun mendadak, dua orang tamu mengunjungi pondok mereka. Salah satu diantara mereka adalah Hyegak Dosa, seorang pria tua dengan rambut putih panjang dan jenggot putih yang tidak kalah panjang. Ia membawa sebuah tongkat. Yang satunya lagi adalah Cheomjeong (Pejabat Junior Tingkat 4), seorang penjaga menara astronomi kerajaan.

Dengan basa-basi, Hyegak Dosa meminta Lady Jang untuk kembali ke istana sebagai Ketua Peramal. Cheomjeong tidak sabar dengan basa-basi itu dan langsung mengatakan tujuan kedatangan mereka yang sebenarnya. Cheomjeong meminta Lady Jang meminjamkan putri angkatnya selama satu bulan untuk menyembuhkan kesehatan Raja. Kesehatan Raja akhir-akhir ini sangat buruk. Tabib istana sendiri tidak tahu apa penyebab sakitnya.

Lady Jang kelihatan khawatir untuk mengirimkan putri didiknya ke istana. Saat itu, istana adalah tempat yang dipenuhi kegelapan. Ia merasa takdir negara akan berubah menjadi buruk. Namun ia tidak punya pilihan lain.

Setelah kedua tamu pergi, Lady Jang minum. Ia berkata menghadapi sebuah ruangan gelap. "Kau sudah dengar, bukan? Kelihatannya kau akan masuk ke istana."

Dan dari ruangan gelap itu, Wol menjawab, "Aku hanya perlu berada dekat dengan Yang Mulia selama satu bulan."

"Bukan, bukan berada di dekat Yang Mulia, tapi berada disisinya ketika dia tidur." ujar Lady Jang. "Yang Mulia tidak boleh tahu kalau kau berada disana. Ya, ia tidak boleh tahu."

English Version Credited to: http://www.facebook.com/#!/TheSunAndTheMoon2012

1 comments:

Sambenx said...

bukan hanya dramanya novelny jg kerennnnnn..


Makasih Putri...


Semangaaaaaatttttt!!!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Copyright 2009 Phe Phe All Right Reserved. Crafted by Putri Fitriananda